ku tak tau apa yang ku rasakan...
apa ini cinta,sayang,kecewa,benci,munafik....
pkoknya aku bingung dengan perasaan ku sendiri...
disisi lain hati ku masih sangat menyayangi ,tapi disisi lainya lagi,hati ku seakan tertolak untuk masuk kedalam hatinya...
hal ini terjadi setelah pernyataannya tadi malam.
yaitu "kenapa gak ada cowok yang pernah mau serius ma aku"
di saat itu lah aku muulai berfikir...
jadi selama ini dia menganggap ku sebagai apa???
dia menganggap semua hubungan ini tidak serius.
anggaplah saja aku tidak serius sama dia...
loh,kalo aku tidak serius,jadi selama 7 bulan trakhir ini buat apa???
main2 saja.....atau menghilngkan suntuk seperti yang dia katakan padaku....
emangnya aku cwok seperti apa gtu lo...
menghilangkan suntuk selama 7 bulan lamanya dan gak serius sama sekali.
buat apa,setiap malam aku temani,setiap marah ku tenangin,setiap sedih ku hibur...
buat apa?????
seakan tanda tanya banyak yg muncul di kepala ku...
dan 1 faktor yang menyebabkan dia berfikir seperti itu padaku adalah MANTAN nya....
malam tadi,dia ketemu ma mantanya.
dan ku juga gak tau lama apa sebentar,yang pasti hatinya berfikir seperti itu,karena mantanya telah bnyak ngmng ma dia...
aku teringat kata2 yang dia lontarkan kepadaku.yaitu,"aku sudah muak dengan mantanku itu"...
dan aku sempat berpikir,dia memng tidak akan mngingat mantanya lagi..
tapi setelah kejadian malam tadi,fikiranku 100% berubah drastis.
disini aku berfikir jauhhhh didalam hatinya,dia masih menyayangi mantan nya..
aku yakin itu..
lebih dari yakin.
aku tau aku belum bisa memberikan bukti keseriusanku padanya.
ya mungkin karena jarak,jarak,jarak,jarak,jarak,dan jarak.
mungkin kata2 itulah yg akan slalu kuulang sampai gak ada artinya lagi.
aku gak mau nyerah,kaya sapi yang diikat idungnya...
tapi ku berfikir analistis..
aku gak akan pernah memaksakan orng lain untuk melupakan yg seharusnya dia tidak mungkin akan melupakannya...
jadi terdiamlah disini seorang pemuda bodoh yang menanti apakah cintanya benar2 akan menjadi sempurna,ataukah malah cintanya akan pudar pudar dan terus pudar.
ku gak akan nyerah disini saja
to be continued....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar